Banyak yang berpikir “Kalau Tuhan itu ada, darimana asal-Nya, siapa yang menciptakan-Nya?”
Sebenarnya pertanyaan ini tidak ada jawabannya karena salah kategori. Menanyakan siapa pencipta Tuhan sama dengan menanyakan apa bau dari suara? Tentu saja karena suara adalah gelombang maka suara tidak memiliki bau, demikian pula dengan Tuhan, Dia tidak dapat diciptakan karena bukan bagian dari ciptaan. Tuhan adalah sang pencipta yang menjadikan segala sesuatu. Oleh sebab itu, bila kita mencoba menjawab pertanyaan ini maka kita akan terus terjebak dalam rantai pertanyaan tanpa akhir, “siapa yang menciptakan pencipta Tuhan dan seterusnya.” Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya pertanyaan ini salah ketika diterapkan kepada Tuhan yang kekal dan tidak terbatas. Dia adalah Sang Pencipta, Dia tidak diciptakan sebab Tuhanlah yang mengawali segala sesuatu dan tanpa Dia tidak akan ada segala sesuatu.
Namun Tuhan yang tak terjangkau ini telah memilih untuk menyatakan diri-Nya kepada kita melalui Yesus Kristus. Yesus menyebut diri-Nya sebagai “Alfa dan Omega,” yang berarti Dia adalah Yang Awal dan Yang Akhir. Dalam Yesus, kita dapat melihat dan mengenal Tuhan yang kekal, yang tidak diciptakan, namun datang ke dunia menyatakan diriNya untuk menyelamatkan dan memberi kita hidup yang kekal. Hanya di dalam dan melalui Kristus Yesus, Tuhan yang menciptakan kita, kita diselamatkan dan dipulihkan demi kemuliaan Bapa yang kekal.
